Senin, 1 Maret 2010.
Siang itu ECC (English Conversation Club) bersama BCA (Bonjour Chers Amis) mengadakan suatu diskusi tentang 'NATIONAL EXAMINATION' atau 'LA TESTE DE NATIONALITE' atau 'UJIAN NASIONAL'. Sebagai salah satu anak BCA, akupun mengikutinya. Dari kelasku sendiri hanya ada dua orang perwakilan.
Karena diadakan oleh ekskul english dan french, jadi acara tersebut menggunakan dua bahasa. Pertama menggunakan english. Kedua menggunakan français, meskipun kadang-kadang masih diselingi bahasa indonesia. Lalu ditutup dengan english.
Acara dibuka dengan performance dari ECC. Lagu dan puisi dalam bahasa inggris. Menurutku cukup bagus dan menarik, meskipun aku sendiri tidak begitu mengerti maksudnya.
Acara dilanjutkan dengan diskusi tentang 'National Examination'. Seluruh peserta yang hadir dibagi menjadi 4 kelompok. Lalu kami berdiskusi dengan kelompok masing-masing. Saat itu kami harus memilih pro atau kontra terhadap UN. Kelompokku memilih kontra dengan berbagai alasan.
Setelah seluruh perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, ternyata semuanya memilih KONTRA terhadap UN. Dan tanpa kusangka, ternyata kelompokku menjadi kelompok terbaik. Padahal ketika ditanya, perwakilan kelompokku tidak begitu lancar menjawabnya. Mungkin karena alasan-alasan yang kami berikan cukup lengkap.
Setelah itu kami diberi beberapa tips dalam mengerjakan soal-soal bahasa inggris. Sayang waktunya singkat, jadi cuma sedikit yang bisa disampaikan.
Acara dilanjutkan dengan performance by BCA. Seluruh anak BCA menyanyikan sebuah lagu yang berjudul 'Petit Garçon'. Lalu disambung dengan pembacaan sebuah cerita oleh anggota BCA terbaik, Nihlah.
Setelah itu kami membahas 'CINTA' dalam bahasa perancis. Cukup menarik. Meskipun sudah banyak peserta yang pulang.
Kemudian diadakan kuis. Pertama, menulis ekspresi cinta dalam bahasa prancis. Kedua melengkapi teks lagu bahasa inggris. Para peserta harus menuliskan jawabannya di papan tulis dalam waktu yang bersamaan.
Setelah itu kami diberi kesempatan untuk bertanya pada seorang turis dari Jerman yang telah tinggal di Indonesia sejak beberapa bulan yang lalu. Salah seorang peserta diskusi bertanya apakah di Jerman juga ada National Examination. Dan ternyataa.. dua tahun lalu ia pun juga menghadapi National Examination. According of him, National Examination was easier than School Examination.
Waktu terasa begitu cepat. Jam sudah menunjukkan pukul 16.30. Acara yg berlangsung sekitar 3 jam itupun ditutup oleh pembawa acara yang merupakan salah satu anggota ECC :)
Blog Archive
Labels
- cerita inspiratif (1)
- fiksi (6)
- pengalaman (2)
- pengetahuan (2)
- sahabat (2)
- statistika (4)
- tugas sekolah (2)
Total Pageviews
Friday, March 26, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment