Kanker merupakan salah satu penyebab kematian terbesar. Salah satu jenis kanker yang jumlah penderitanya meningkat tiap tahun adalah kanker kulit. Berbeda dengan jenis kanker lain yang pada umumnya diderita oleh orang berusia lanjut, kanker kulit juga banyak menyerang orang berusia muda. Kanker kulit timbul akibat rusaknya kulit oleh sinar ultraviolet.
Risiko terkena kanker kulit lebih tinggi pada orang yang berambut merah atau pirang, berkulit putih dan berbintik-bintik cokelat, memiliki kulit yang cenderung mudah terbakar apabila terkena sinar matahari, adanya anggota keluarga yang menderita kanker, dan juga memiliki karakter jumlah tahi lalat banyak (antara 50-100).
Selain itu, produk pemutih kulit yang banyak digunakan wanita untuk memutihkan kulitnya jika dipakai secara berlebihan juga dapat mengakibatkan kanker kulit. Hal itu disebabkan pemutih mengandung Hidroquinon, Kojic Acid, Azelaic Acid yang dapat menghambat terbentuknya pigmen melanin. Sehingga sinar ultraviolet dapat menembus lapisan epidermis dan dermis kulit yang ditunjukkan dengan ruam-ruam kemerahan pada kulit.
Jadi, ibu-ibu dan remaja putri yang berkulit gelap tidak perlu khawatir dan merasa rendah diri. Apalagi melakukan pemutihan kulit dengan pemutih karena efek sampingnya bisa sangat berbahaya.
Sebenarnya penyakit utama kanker kulit belum ditemukan, namun yang pasti penyebarannya bisa sangat cepat. Jika merasa ada benjolan di bagian tubuh yang kian hari kian membesar atau luka yang tak kunjung, maka harus dicurigai sebagai kanker. Tumor atau kanker stadium dini akan sembuh dengan operasi radikal.
Source :
www.reindo.co.id
www.indomedia.com
Blog Archive
Labels
- cerita inspiratif (1)
- fiksi (6)
- pengalaman (2)
- pengetahuan (2)
- sahabat (2)
- statistika (4)
- tugas sekolah (2)
Total Pageviews
Showing posts with label pengetahuan. Show all posts
Showing posts with label pengetahuan. Show all posts
Monday, June 28, 2010
Tuesday, May 11, 2010
Sebuah Kecelakaan dan Keberuntungan
Pada tanggal 6 juli 1822 di kepulauan mackinac sebelah utara danau huron, seorang pemuda kanada berusia 19 tahun bernama Alexis St. Martin terkena tembak pada bagian lambungnya dalam suatu kecelakaan ketika sedang berburu. Pegawai medis angkatan laut pada pelabuhan mackinac, michigan, Dr. William Beaumont merawat pemuda tersebut. Beaumont melihat luka tersebut sangat parah dan sebagian pakaiannya melekat pada bagian lambung yang terkena tembak. Akibat tembakan tersebut sebagian lambung masuk ke dalam rongga tubuh. Pada saat itu, Beaumont tidak berharap banyak untuk kesembuhan pemuda tersebut.
Beaumont sangat terkejut begitu menemukan St. Martin masih hidup keesokan harinya. Keadaan itu mendorongnya untuk berbuat apa saja yang bermanfaat dalam kehidupan. Beaumont merawat St. Martin selama 2 tahun. Ketika luka pada lambung sudah sembuh (dinding lambung yang sudah menyatu), sebuah lubang yang masih tersisa memungkinkan Beaumont untuk mengintip aktivitas di dalam lambung. Beaumont menemukan sesuatu yang belum pernah ia ketahui sebelumnya. Melalui lubang tersebut, ia mengamati aktivitas di dalam lambung. Beaumont mengakui semua ini merupakan sebuah keberuntungan sehingga ia dapat mempelajari fungsi lambung yang tidak ia ketahui sebelumnya.
Beaumont mengumpulkan getah lambung dan melakukan identifikasi. Selanjutnya ia memasukkan makanan melalui lubang ke dalam lambung dengan menggunakan seutas benang. Ia berharap dapat memperoleh partikel makanan hasil pencernaan lambung dan mengetahui bagaimana pengaruh emosi pada pencernaan. Dari percobaan tersebut, Beaumont menemukan banyak hal yang baru bagi suatu pengetahuan yang berlawanan dengan apa yang ia ketahui sebelumnya. Ia mencatat setiap pengamatan dan percobaan yang ia lakukan dalam suatu jurnal.
Berikut ini merupakan beberapa bentuk temuan penting dari Beaumont.
1. Tidak terjadi perubahan temperatur di dalam lambung ketika berlangsung proses pencernaan makanan.
2. Getah lambung mengandung banyak asam klorida. Temuan ini sekaligus membantah pendapat umum bahwa getah lambung hanya berupa air sederhana. Asam klorida merupakan pelarut makanan alami.
3. Getah lambung tidak disimpan di dalam lambung, melainkan langsung disekresi ketika makanan sampai di lambung.
4. Pencernaan segera dimulai ketika makanan sampai di lambung.
5. Adanya makanan di dalam lambung dapat menghilangkan rasa lapar meskipun tidak makan atau tanpa adanya makanan yang melewati esofagus.
Sebenarnya St. Martin tidak begitu menyukai beberapa pemeriksaan yang dilakukan Beaumont terhadapnya. Terhitung sebanyak dua kali ia melarikan diri dari perawatan Beaumont. Ia kembali ke Kanada, menikah, memiliki 2 orang anak, dan kembali hidup sebagai pemburu. Ia hidup hingga mencapai usia 83 tahun dan telah hidup lebih dari 60 tahun dengan sebuah lubang pada lambungnya.
Source : Concepts in Biology, 2000.
Beaumont sangat terkejut begitu menemukan St. Martin masih hidup keesokan harinya. Keadaan itu mendorongnya untuk berbuat apa saja yang bermanfaat dalam kehidupan. Beaumont merawat St. Martin selama 2 tahun. Ketika luka pada lambung sudah sembuh (dinding lambung yang sudah menyatu), sebuah lubang yang masih tersisa memungkinkan Beaumont untuk mengintip aktivitas di dalam lambung. Beaumont menemukan sesuatu yang belum pernah ia ketahui sebelumnya. Melalui lubang tersebut, ia mengamati aktivitas di dalam lambung. Beaumont mengakui semua ini merupakan sebuah keberuntungan sehingga ia dapat mempelajari fungsi lambung yang tidak ia ketahui sebelumnya.
Beaumont mengumpulkan getah lambung dan melakukan identifikasi. Selanjutnya ia memasukkan makanan melalui lubang ke dalam lambung dengan menggunakan seutas benang. Ia berharap dapat memperoleh partikel makanan hasil pencernaan lambung dan mengetahui bagaimana pengaruh emosi pada pencernaan. Dari percobaan tersebut, Beaumont menemukan banyak hal yang baru bagi suatu pengetahuan yang berlawanan dengan apa yang ia ketahui sebelumnya. Ia mencatat setiap pengamatan dan percobaan yang ia lakukan dalam suatu jurnal.
Berikut ini merupakan beberapa bentuk temuan penting dari Beaumont.
1. Tidak terjadi perubahan temperatur di dalam lambung ketika berlangsung proses pencernaan makanan.
2. Getah lambung mengandung banyak asam klorida. Temuan ini sekaligus membantah pendapat umum bahwa getah lambung hanya berupa air sederhana. Asam klorida merupakan pelarut makanan alami.
3. Getah lambung tidak disimpan di dalam lambung, melainkan langsung disekresi ketika makanan sampai di lambung.
4. Pencernaan segera dimulai ketika makanan sampai di lambung.
5. Adanya makanan di dalam lambung dapat menghilangkan rasa lapar meskipun tidak makan atau tanpa adanya makanan yang melewati esofagus.
Sebenarnya St. Martin tidak begitu menyukai beberapa pemeriksaan yang dilakukan Beaumont terhadapnya. Terhitung sebanyak dua kali ia melarikan diri dari perawatan Beaumont. Ia kembali ke Kanada, menikah, memiliki 2 orang anak, dan kembali hidup sebagai pemburu. Ia hidup hingga mencapai usia 83 tahun dan telah hidup lebih dari 60 tahun dengan sebuah lubang pada lambungnya.
Source : Concepts in Biology, 2000.
Categories
pengetahuan
Subscribe to:
Posts (Atom)
