Seringkali keputusan yang kita buat di masa lalu membuat kita menyesal. Rasanya ingin mengulang waktu kembali, berharap bisa mengubah semuanya menjadi lebih baik.
Namun, bagaimanapun kita mengungkapkan penyesalan, yang telah terjadi tak mungkin bisa diubah.
Itulah yang sering saya alami dan rasakan. Kadang tak hanya menyalahkan diri sendiri, tapi juga orang lain, bahkan tak jarang Tuhan ikut disalahkan. Segala yang terjadi, berdasarkan keputusan kita, terjadi karena kehendakNya. Kita tak dapat menolak atau mengub ah takdir yang Ia tetapkan.
Semakin besar rasa penyesalan yang saya rasakan, semakin besar usaha saya untuk tetap mensyukuri apapun yang terjadi. Dengan cara yang indah dan terkadang tak diduga, Dia selalu membuat saya bersyukur. Dan dengan rasa syukur tersebut, saya merasa nikmat yang saya peroleh selalu bertambah.
Dengan kata lain, mungkin tidak semua hal berjalan seperti yang kita harapkan. Awalnya kita menyesal, namun ketika kita menyadari maksud Tuhan yang sesungguhnya, kita akan bersyukur. Kita akan merasa nikmatNya bertambah. Dan kita akan semakin bersyukur.
Itulah yang membuat saya tak henti-hentinya bersyukur atas segala hal yang telah Tuhan berikan, termasuk atas rasa syukur itu sendiri. Karena tak semua orang bisa merasakan betapa berharganya rasa syukur :)
Jadi, terima kasih Tuhan. Terima kasih telah memberikan yang terbaik sepanjang waktu :)
Blog Archive
Labels
- cerita inspiratif (1)
- fiksi (6)
- pengalaman (2)
- pengetahuan (2)
- sahabat (2)
- statistika (4)
- tugas sekolah (2)
Total Pageviews
Monday, March 18, 2013
Monday, February 25, 2013
Cahaya Terang di Balik Awan Hitam
Beberapa hari ini, aku seringkali merasa bimbang, seperti
tidak tahu apa yang bisa kulakukan. Padahal sebenarnya ada masalah yang harus
kuselesaikan secepatnya. Namun, rasanya seperti ada yang mengganjal. Entahlah. Aku
tak bisa memilih kata yang tepat untuk menjelaskan perasaan yang sangat
mengganggu ini.
Kemudian, setelah berhari-hari membiarkan diriku larut dalam
perasaan ini, akhirnya aku mulai memberanikan diri untuk menyelesaikan masalah,
tentu dengan resiko yang cukup besar. Aku harus berani maju, menghadapi dua
kemungkinan, berhasil, atau gagal. Setidaknya kemungkinannya 50:50. Sedangkan jika
aku terus merasa takut untuk melangkah,maka sudah pasti aku akan gagal.
Sedikit demi sedikit, masalah mulai terpecahkan. Meski aku
melakukannya dengan penuh keraguan.
Setiap kali aku berhasil menyelesaian satu tahap,
selalu ada setitik cahaya terang. Namun, beberapa saat kemudian, rasanya
kembali tertutup awan. Akupun harus berusaha untuk menerobos awan hitam itu
untuk kembali melihat cahaya yang kuinginkan.
Kini, aku mulai tersadar, satu-satunya hal yang harus kulakukan
adalah berusaha menyelesaikan apapun masalah yang kuhadapi, tak peduli sebesar
apapun resikonya. Tak ada masalah yang akan terselesaikan hanya dengan berdiam
diri.
Yang terpenting, harus berjuang, pantang menyerah.
Percayalah, dengan setiap permasalahan dalam hidup,
menunjukkan bahwa Allah sayang padamu :)
Tuesday, June 12, 2012
bahagia itu sederhana
terima kasih, Tuhan. aku
mencintaiMu.
meski cintaku tak sebesar cintaMu, tapi aku bahagia.
bahagia dapat merasakan kebahagiaan dunia yang hanya 1% saja.
kebahagiaan akhirat, itulah tujuanku.
tegur aku slalu, untuk semakin mencintaiMu ♥
meski cintaku tak sebesar cintaMu, tapi aku bahagia.
bahagia dapat merasakan kebahagiaan dunia yang hanya 1% saja.
kebahagiaan akhirat, itulah tujuanku.
tegur aku slalu, untuk semakin mencintaiMu ♥
Wednesday, May 30, 2012
Aku Bahagia Bersama Mereka
Kebahagiaan, bukan
terletak pada tempat kita berpijak, melainkan tergantung bersama siapa kita
habiskan waktu dengan canda tawa.
Tempat seindah
apapun, takkan berarti jika tak ada mereka yang mampu buat kita menikmati
keindahannya.
Tempat sesederhana
apapun, akan menghadirkan suasana yang indah jika bersama mereka yang mampu
hadirkan tawa.
Entah keluarga,
sahabat, teman-teman, atau siapapun yang berharga bagi kita :)
Categories
sahabat
Monday, May 21, 2012
"Karena Kau Menulis...."
“Kau, Nak, paling sedikit kau harus
bisa berteriak. Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena
kau menulis, suaramu tak akan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh,
jauh di kemudian hari. Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak
menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.”
"Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala, tapi satu tulisan bisa menembus ribuan bahkan jutaan kepala, sedangkan satu tulisan yang diciptakan oleh hati yang bersih akan menjadi petunjuk penerang jutaan bahkan miliaran hatinya umat di saat zaman kegelapan datang."
(Pramoedya
Ananta Toer)
"Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala, tapi satu tulisan bisa menembus ribuan bahkan jutaan kepala, sedangkan satu tulisan yang diciptakan oleh hati yang bersih akan menjadi petunjuk penerang jutaan bahkan miliaran hatinya umat di saat zaman kegelapan datang."
(Sayyid
Quthb)
Subscribe to:
Posts (Atom)
