Monday, May 21, 2012

"Karena Kau Menulis...."

Posted by novia agustina at 6:59 PM 0 comments
“Kau, Nak, paling sedikit kau harus bisa berteriak. Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis, suaramu tak akan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari. Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.”
(Pramoedya Ananta Toer)

"Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala, tapi satu tulisan bisa menembus ribuan bahkan jutaan kepala, sedangkan satu tulisan yang diciptakan oleh hati yang bersih akan menjadi petunjuk penerang jutaan bahkan miliaran hatinya umat di saat zaman kegelapan datang."
(Sayyid Quthb)

Tuesday, May 8, 2012

Ia (Kembali) Tak Mau Berbagi

Posted by novia agustina at 4:10 PM 0 comments

2005
Ia tak mau membagi miliknya pada orang lain. Juga kepadaku.

2008
Ia belum berubah. Masih sama seperti tiga tahun yang lalu.

2011
Ia mulai membuka hati. Ia ingin saling berbagi denganku. Aku membagi yang ku punya. Sejak dulu, aku memang tak pernah berusaha menyimpn milikku seorang diri. Berbagi, memang lebih membahagiakan. Membagi pemberian Tuhan padaku.

2012
Ia kembali menutup hatinya. Tak mengijinkanku, bahkan untuk sekadar mengintip apa yang ia punya. Ia menyimpan miliknya, untuk dirinya sendiri.
Aku tak mengerti, tapi memang inilah dirinya yang kukenal, tujuh tahun yang lalu.
Aku tak boleh menutup hatiku. Aku bahagia dengan caraku. Aku percaya, Tuhan bersamaku.
Aku tak boleh melupakan, bahwa segala yang kupunya, hanyalah pinjaman dari Yang Maha Pengasih, sebagai tanda cintaNya padaku, yang harus ku pertanggungjawabkan nantinya.

Terima kasih, atas pelajaran yang kau berikan padaku, kawan.
Terima kasih, atas pemberian terbaik yang Kau anugerahkan padaku, Tuhan.

Sunday, May 6, 2012

Sungai Dalam Laut

Posted by novia agustina at 2:22 PM 1 comments
Mungkin Anda sudah pernah membaca kisah ini sebelumnya. Namun, kisah ini selalu membuat saya semakin mengagumi Alquran, juga semua ciptaanNya.

Sebuah kisah tentang Mr. Jacques Yves Costeau, seorang ahli Oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis, yang menemukan sungai di dalam laut.
Sepanjang hidupnya beliau telah menyelam ke berbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumenter tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton oleh seluruh dunia.

Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba Captain Jacques Yves Costeau menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding  yang membatasi keduanya.

Mr. Costeau mencari tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berpikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.

Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez.

“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.”
(QS Ar Rahmaan : 19-20)
Kemudian dibacakan ayat lain yang semakin menambah kekagumannya.

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.”
(QS Al Furqan:53)

Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Alquran itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam.
Alquran ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera.

Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahwa Alquran memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.

Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air.” Bila seorang bertanya, “Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah s.a.w. bersabda, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran.”

Sunday, April 1, 2012

Petunjuk Hidup yang Sempurna

Posted by novia agustina at 1:05 PM 0 comments
22 tahun, 2 bulan, 22 hari, untuk selamanya.
Tak ada satupun buku yang lebih baik daripada AlQuranul Karim, petunjuk hidup yang tak pernah berubah dari masa ke masa.
Tentu saja, karena tak ada satupun makhluk yang memiliki kuasa untuk mengubah firman Allah.
Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan AlQuran dan senantiasa menjaganya.

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.”
(QS Al Hijr 15 : 9)

“Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Tuhanmu (Al Quran). Tidak ada (seorangpun) yang dapat merobah kalimat-kalimat-Nya. Dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain dari padaNya.”
(QS Al kahfi 18 : 27)


AlQuran, Kitab yang Menakujbkan

Posted by novia agustina at 6:47 AM 0 comments
“Al-Quran adalah kitab yang menakjubkan yang menggambarkan masa lalu, sekarang, dan masa depan. “
- Prof. Palmer
Ahli Geologi ternama Amerika Serikat.

 “Agama dapat menjadi petunjuk yang berhasil untuk pencarian ilmu pengetahuan. Dan agama Islam dapat mencapai sukses dalam hal ini. Tidak ada pertentangan antara ilmu genetika dan agama. Kenyataan di dalam Al-Quran yang ditunjuk­kan oleh ilmu pengetahuan menjadi valid. AI-Quran yang berasal dari Allah mendukung ilmu pengetahuan.
- Prof. Dr. Joe Leigh Simpson
Ketua Jurusan Ilmu Kebidanan dan Ginekologi dan
Prof. Molecular dan Genetika Manusia,
Baylor College Medicine, Houston,
Amerika Serikat.

 “AI-Quran adalah sebuah kitab, petunjuk, kebenaran, bukti, dan kebenaran yang abadi bagi kita sampai akhir zaman. “
- Prof. TVN Persaud
Ahli anatomi, ahli kesehatan anak-anak,
dan ahli ginekologi kebidanan dan ilmu reproduksi
di Universitas Manitoba, Winnipeg, Menitoba, Kanada.

“llmuwan itu sebenarnya hanya menegaskan apa yang telah tertulis di dalam al-Quran beberapa tahun yang lalu. Para ilmuwan sekarang hanya menemukan apa yang telah tersebut di dalam al-Quran sejak 1400 tahun yang lalu.”
- Prof. Shroeder
Ilmuwan kelautan dari Jerman

“Semua yang tertulis di dalam al-Quran pasti sebuah kebenaran, yang dapat dibuktikan dengan peralatan ilmiah. “
- Prof. Tejatat Tejasen
Ketua Jurusan Anatomi Universitas Thailand,
Chiang Mai

“…metode ilmiah modern sekarang membuktikan apa yang telah dikatakan Muhammad 1400 tahun yang lalu. Al-Quran adalah buku teks ilmu pengetahuan yang simpel dan sederhana untuk orang yang sederhana. “
- Prof. Alfred Kroner
Ketua Jurusan Geologi Institut Geosciences,
Universitas Johannnes Gutterburg, Maintz, Jerman.

 “Dengan membaca al-Quran, saya dapat menemukan jalan masa depan saya untuk investigasi alam semesta,”
- Prof. Yoshihide Kozai
Guru Besar Universitas Tokyo dan
Direktur The National Astronomical Observatory, Mikata, Tokyo,
Jepang




 

sepenggal cerita kita Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review